ALGORITMA DAN PEMROGRAMAN
Assalamualaikum
Wr. Wb.
Halo...
Nama saya Siti Nur Haliza, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, jurusan Informatika. Saya disini akan menjelaskan tentang program - program komputer yang mana yang sering digunakan pada Bahasa Pemrograman C. Bahasa Pemrograman C ini dapat digunakan pada aplikasi yang mana salah satunya adalah Visual C++ atau Dev C++.
Halo...
Nama saya Siti Nur Haliza, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo, jurusan Informatika. Saya disini akan menjelaskan tentang program - program komputer yang mana yang sering digunakan pada Bahasa Pemrograman C. Bahasa Pemrograman C ini dapat digunakan pada aplikasi yang mana salah satunya adalah Visual C++ atau Dev C++.
Rangkuman Modul
Praktikum Algoritma dan Pemrograman
Setiap program mempunyai bentuk umum seperti di bawah , yaitu :
#
prepocessor directive
void main ()
{
// Batang Tubuh
Program Utama
}
Penjelasan :
1. Inculde
Adalah salah satu pengarah prepocessor
directive yang tersedia pada C++.
Prepocessor selalu dijalankan terlebih dahulu pada saat proses kompilasi
terjadi.
Bentuk
umumnya :
#
include <nama_file>
Tidak diakhiri dengan
tanda semicolon, karena bentuk tersebut bukablah suatu bentuk pernyataan,
tetapi merupakan prepocessor directive. Baris tersebut menginstruksikan kepada
komputer yang menyisipkan file lain dalam hal ini file yang berakhiran .h(file
header) yaitu file yang berisi sebagai deklarasi, contohnya :
# include <iostream.h> :
diperlukan pada program yang melibatkan objek cout.
# include <conio.h> :
digunakan bila melibatkan clrscr(), yaitu perintah untuk membersihkan layar
# include <iomanip.h> :
diperlukan bila melibatkan setw() yang bermanfaat untuk mengatur lebar dari
suatu tampilan data.
2. Fungsi
main ()
Fungsi
ini menjadi awal dan akhir eksekusi program C++. main adalah nama judul fungsi.
Melihat bentuk seperti itu dapat kita ambil kesimpulan bahwa batang tubuh
program utama berada didalam fungsi main( ). Berarti dalam setiap pembuatan
program utama, maka dapat dipastikan seorang pemrogram menggunakan minimal
fungsi. Pembahasan lebih lanjut mengenai fungsi akan diterangkan kemudian. Yang
sekarang coba ditekankan adalah kita menuliskan program utama kita didalam
sebuah fungsi main().
3. Komentar
Komentar
tidak pernah dicompile oleh compiler. Dalam terdapat 2 jenis komentar, yaitu:
Jenis 1 : /* Komentar anda diletakkan di
dalam ini Bisa mengapit lebih dari satu baris */
Jenis 2 : // Komentar anda diletakkan disini
( hanya bisa perbaris )
4. Tanda
Semicolon
Tanda
semicolon “
; ” digunakan untuk mengakhiri sebuah pernyataan. Setiap pernyataan harus
diakhiri dengan sebuah tanda semicoln.
5. Mengenal
cout(dibaca : C out)
Pernyataan cout merupakan sebuah objek
didalam C++, yang digunakan untuk mengarahkan data kedalam standar output
(cetak pada layar)
Contoh :
Tanda”<<”merupakan
sebuah operator yang disebut operator “penyisipan/peletakan”.
Contoh Program :
#include <stdio.h>
void main()
{
puts("Hello world!");
}
Hasil output :
Percabangan
adalah cara yang digunakan dalam program untuk mengambil keputusan ke satu
kemungkinan True atau False dari beberapa kondisi.
Didalam pemrograman kita harus dapat menentukan aksi apa yang harus dikerjakan oleh pemroses (processor) ketika sebuah kondisi terpenuhi, dengan menggunakan operasi logik.
Macam-macam Percabangan :
1. If-else
Pernyataan Percabangan If-Else digunakan untuk memecahkan persoalan untuk mengambil suatu keputusan diantara banyak pernyataan yang ada.
Statement if digunakan untuk melakukan proses percabangan di dalam program.
2. Switch-case
Bentuk dari switch – case merupakan pernyataan yang dirancangan khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah atau banyak alternatif penyelesaian.
Didalam pemrograman kita harus dapat menentukan aksi apa yang harus dikerjakan oleh pemroses (processor) ketika sebuah kondisi terpenuhi, dengan menggunakan operasi logik.
Macam-macam Percabangan :
1. If-else
Pernyataan Percabangan If-Else digunakan untuk memecahkan persoalan untuk mengambil suatu keputusan diantara banyak pernyataan yang ada.
Statement if digunakan untuk melakukan proses percabangan di dalam program.
2. Switch-case
Bentuk dari switch – case merupakan pernyataan yang dirancangan khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah atau banyak alternatif penyelesaian.
Percabangan tunggal: IF
#include<iostream.h>
main()
{
int
umur;
cout<<"Masukkan umur kamu= ";
cin>>umur;
if (umur
>= 60)
cout<<"Selamat siang mbah"<<endl;
cout<<"Salam buat cucumu ya"<<endl;
cout<<"jadi umurmu"<<umur<<"tahun";
}
Hasil Output :
Percabangan ganda:
IF-ELSE :
#include<iostream.h>
main()
{
int N;
cout<<"Masukkan nilai (0 s/d 100) = ";
cin>>N;
if(N>=60)
cout<<"Lulus"<<endl;
else if (N<60)
cout<<"Tidak Lulus"<<endl;
}
Hasil Output :
Sebuah / kelompok instruksi
diulang untuk jumlah pengulangan tertentu. Baik yang terdifinisikan pengulangan
sebelumnya ataupun tidak.
Struktur pengulangan terdiri
atas dua bagian :
1. Kondisi
pengulangan yaitu ekspresi Boolean yang harus dipenuhi untuk melaksanakan
pengulangan.
2. Isi
atau badan pengulangan yaitu satu atau lebih pernyataan (aksi) yang akan
diulang.
Perintah atau notasi dalam
struktur pengulangan adalah :
1. Pernyataan while
2. Pernyataan do… while
3. Pernyataan for
4. Pernyataan continue dan break
5. Pernyataan goto
1. PERNYATAAN while
Pernyataan
while merupakan salah satu pernyataan yang berguna untuk memproses suatu
pernyataan atau beberapa pernyataan beberapa kali. Pernyataan while
memungkinkan statemen-statemen yang ada didalamnya tidak diakukan sama sekali.
Bentuk
Umumnya :
While(kondisi)
{
Pernyataan ;
}
2. PERNYATAAN do…while
Pernyataan
do…while mirip seperti pernyataan while, hnya saja pada do… while prnyataan
yang terdapat didalamnya minimal akan sekali dieksekusi.
Bentuk umumnya :
do
{
Pernyataan
} while(kondisi);
3. PERNYATAAN for
Pernyataan for digunakan untuk menghasilkan
pengulangan (looping) beberapa kali tanpa penggunaan kondisi apapun. Pada
umumnya looping yag dilakukan oleh for telah diketahui batas awal, syarat
looping dan perubahannya.
Pernyataan for digunakan untuk melakukan looping. Pada
umumnya looping yang dilakukan oleh for telah diketahui batas awal, syarat
looping dan perubahannya. Selama kondisi terpenuhi, maka pernyataan akan terus
dieksekusi.
Bentuk Umumnya :
for(inisialisasi ; kondisi ; perubahan)
{
Statement;
}
4. PERNYATAAN continue dan
break
Pernyataan break akan selalu terlihat digunakan bla
menggunakan pernyataan switch. Pernyataan ini juga digunkan dalam loop. Bila
pernyataan ini dieksekusi, maka akan mengakhiri loop dan akan menghentikan
itrasi pada saat tersebut.
5. PERNYATAAN goto
Penytaan goto, diperlukan untuk melakukan suatu
lompatan ke suatu pernyataan berlabel yang ditandai dengan tanda” : “.
Bentuk umumnya:
Go to bawah;
Pernyataan1;
Pernyataan2;
bawah : pernyataan3;
Contoh program :
#include <iostream.h>
#include <conio.h>
main()
{
char
nama[80];
int
tombol;
while
((tombol == 'Y')||(tombol == 'y'));
{
cout<<"Masukkan nama anda = ";
cin>>nama;
cout<<"Hai "<<nama<<endl<<endl;
cout<<"Apakah mau mengulangi (Y/T) ? ";
tombol = getch(); cin>>tombol;
cout<<endl<<endl;
}
cout<<"Selesai"<<endl;
}
Hasil output :
#include<iostream>
#include<iomanip>
using namespace std;
main()
{
int
x=0;
cout<<"x
x kuadrat\n";
while(x<=20)
{
cout<<setw(3)<<x<<setw(8)<<(x*x)<<endl;
x++;
}
}
Hasil
output:
Apa fungsi simbol //
?
Simbol // berfungsi
sebagai komentar dalam program/ keterangan
Apa fungsi dari
keyword break ?
Break berfungsi
mengeluarkan eksekusi compiler dari struktur program setelah suatu kondisi
tertentu dipenuhi
Apa fungsi dari
continue ?
Continue berfungsi
melanjutkan eksekusi compiler ke blok selanjutnya setelah suatu kondisi
tertentu dipenuhi.
Apa guna dari fungsi
setprecision() ?
Setprecision()
merupakan suatu fungsi manipulator yang digunakan untuk mengatur jumlah digit
decimal yang ingin ditampilkan.
Apa beda ios::fixed
dan ios::scientific ?
ios::fixed dan
ios::scientific mempunyai fungsi yang sama yaitu format bilangan riil akan
tetap dapat diubah dengan memanggil fungsi set atau unset diikuti argument
ios::scientific atau ios::fixed
Apa fungsi dari
fabs() ?
fabs() berfungsi
untuk menghitung nilai mutlak dari x; x bilangan real
#include<stdio.h>
#include<iostream>
#include<string.h>
using namespace std;
main()
{
char nama[80], nama2[80], tulisan[80];
int panjang, posisi;
cout<<"Input nama = ";
gets(nama);
strcpy(tulisan,"Hallo
");
cout<<strcat(tulisan,nama)<<endl;
if(strcmp(nama,"Reza")==0){
cout<<"Namamu Reza kan"<<endl;
}
else{
cout<<"Namamu bukan Reza"<<endl;
}
panjang=strlen(nama);
cout<<"panjang
namamu
"<<panjang<<endl;
posisi=strcspn(nama,"z");
if(posisi<panjang){
cout<<"Huruf z pada posisi "<<posisi<<endl;
}
else{
cout<<"Tidak ada huruf z nya"<<endl;
}
strcpy(nama2,nama);
cout<<strupr(nama2)<<endl;
cout<<strlwr(nama2)<<endl;
cout<<strrev(nama2)<<endl;
cout<<strset(nama2,'x')<<endl;
}
Hasil output :
Jalankan program diatas dan jelaskan kegunaan dari fungsi berikut ini: strlen(),
strcpy(), strcat(), strcmp(), srtlen(), strcspn(), strupn(), strlwr(),
strrev(), dan strset().
1. Strlen()
: bentuk format strlen (const char*s), fungsinya untuk menghitung panjang
string s
2. Strcpy()
: bentuk format strcpy(char*dest, const char*src), fungsinya untuk mencopy
string src ke dest.
3. Strcat()
: bentuk format strcat (char*dest, const char*src), fungsinya untuk menambahkan
copyan src ke bagian akhir dest.
4. Strcmp()
: bentuk format strcmp (const char*s1, const char*s2), fungsinya untuk
melakukan perbandingan s1 dengan s2.
5. Strcspn()
: bentuk format strcspn (const char*s1, const char*s2), fungsinya untuk
menemukan bagian awal string s1 yang mengandung s2.
6. Strupr()
: bentuk format strupr (const char*s), fungsinya untuk mengubah string menjadi
huruf CAPITAL (uppercase).
7. Strlwr()
: bentuk format strlwr (const char*s), fungsinya unruk mengubah string menjadi
huruf biasa/kecil (lowercase).
8. Strset()
: bentuk format strset (const char*s, int ch), fungsinya untuk menset semua
karakter dalam s ke ch
9. Strrev() :
bentuk format strrev (const char*s), fungsinya untuk membalik semua karakter string, huruf terakhir menjadi huruf awal.
SORTING
(PENGURUTAN
Pengertian Algoritma Sorting adalah kumpulan langkah
sistematis atau secara berutan untuk memperoleh hasil yang diinginkan.
Salah satu contoh dari algoritma untuk langkah ini adalah Sorting (pengurutan). Sorting dapat didefinisikan sebagai pengurutan sejumlah data berdasarkan nilai tertentu.
Pengurutan dapat dilakukan dari nilai terkecil ke nilai terbesar (ascending) atau sebaliknya.
contoh program :
#include<iostream>
#include<math.h>
using namespace std;
int N;
float jumlah, rerata, peny, stdrdev, data[100];
int Masukkan_Data(){
cout<<"Banyaknya nilai = ";
cin>>N;
for( int i=0; i<N; i++){
cout<<"Nilai ke- "<<(i+1)<<"=";
cin>>data[i];
}
}
int Menghitung_Rerata(){
jumlah=0;
for( int i=0; i<N; i++){
jumlah=jumlah+data[i];
}
rerata=jumlah/N;
}
int
Menghitung_Standar_Deviasi(){
peny=0;
for( int i=0; i<N; i++){
peny += (data[i]-rerata)*(data[i]-rerata);
}
stdrdev=sqrt(peny/(N-1));
}
int Tampilkan_Hasil(){
cout<<"Jumlah = "<<jumlah<<endl;
cout<<"Rerata = "<<rerata<<endl;
cout<<"Standar Deviasi = "<<stdrdev<<endl;
}
main(){
Masukkan_Data();
Menghitung_Rerata();
Menghitung_Standar_Deviasi();
Tampilkan_Hasil();
}
Hasil output :
Di atas adalah penjelasan atau
rangkuman dari tiap - tiap pokok bahasan untuk Tugas Praktikum Algoritma dan
Pemrograman, sekian dari saya terima kasih atas perhatiannya. See you
later...:)
Wassalamualaikum
Wr. Wb.







Komentar
Posting Komentar